Didalam ilmu kedokteran demam merupakan salah satu pertanda adanya gangguan didalam tubuh. Demam berfungsi sebagai alarm untuk memberitahukan bahwa sesuatu tengah terjadi di dalam tubuh kita. Penyebab demam dapat bermacam-macam, mulai dari infeksi (bakteri, virus, parasit), alergi, keganasan, trauma, penyakit autoimun. Pada anak-anak dan masyarakat pada umumnya penyebab demam yang tersering adalah infeksi.

Di dalam ilmu Kedokteran Kerja dikenal istilah “Demam Uap Logam” yaitu suatu kondisi dimana seorang pekerja mengalami demam yang disebabkan oleh uap logam tertentu. Keluhan umumnya menyerupai gejala flu, yaitu : demam, menggigil, mual, muntah, haus, sakit kepala, lemas, nyeri sendi dan otot. Merupakan kondisi alergi akut yang dialami oleh kebanyakan tukang las sepanjang masa kerjanya.

 

KASUS :

Sebuah perusahaan pembuat besi tower, plat besi gelombang, mengeluhkan sebagian besar karyawan di bagian pengelasan mengkonsumsi obat penurun demam dan pengurang nyeri setiap hari. Anggaran belanja obat analgetik antipretik tersebut tinggi. Setelah dilakukan plan visit didapatkan para pekerja tersebut setiap hari terpajan uap las, ruang kerja tidak terdapat ventilasi, hanya ada kipas angin untuk menghilangkan uap hasil pengelasan.

Sayangnya uap yang tertiup kipas angin tersebut berpindah keruangan sebelah dimana terdapat pekerja lain yang bekerja. Uap logam yang dapat menimbulkan keluhan seperti diatas paling banyak adalah Zinc Oxide yang dihasilkan pada proses las, galvanizing. Gejala biasanya timbul dalam 6-24 jam. Dan akan menghilang setelah 24-48 jam tanpa penanganan. Elemen lain seperti copper dan magnesium juga menimbulkan dampak serupa.

 

PERMISSIBLE EXPLOSURE LIMIT

Standar OSHA untuk Zinc Oxide adalah 5 Miligram uap Zinc Oxide per meter kubik udara (mg/m3) untuk 8 jam kerja per hari.menurut NIOSH 5mg/m3 dengan lama kerja 10 jam perhari, 40 jam per minggu, dengan Short Term Exposure Limit (STEL) 10 mg/m3 untuk 15 menit.

 

BAGAIMANA MENGHINDARI HAZARD ?

  • Hindarkan kepala dari uap logam,
  • Jangan menghirup udara yang mengandung uap logam,
  • Gunakan ventilasi yang cukup, exhaust atau keduanya, untuk membersihkan udara di area pernafasan dan sekitarnya,
  • Jangan ambil resiko dengan uap hasil pengelasan. Jika ventilasi atau exhaust tidak ada, pakailah respirator (masker) yang memenuhi persyaratan untuk membersihkan udara pernafasan.

 

MASKER (RESPIRATOR)

Rekomendasi utama untuk ruang kerja pengelasan adalah kontrol teknis dengan penerapan lokal exhaust atau general ventilasi, untuk mengurangi tingkat pajanan uap Zinc Oxide. Tetapi kadangkala hal tersebut sulit dilakukan sehingga diperlukan pemakaian respirator (masker)

Respirator biasanya digunakan untuk pekerjaan di ruang tertutup (Confined Space), seperti tanki atau ruang sempit tertutup dan dalam kondisi darurat. Selalu gunakan respirator yang di rekomendasikan oleh Mine Safety and Health Administration (MSHA) atau oleh National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) atau Depnaker.

 

PROSEDUR MONITOR dan PEMERIKSAAN LINGKUNGAN KERJA

  • Evaluasi Pajanan 8 Jam

Pengambilan sampel paling baik dilakukan selama 8 jam atau dalam 2 kali per 4 jam. Pengambilan sampel per 30 menit tidak disarankan untuk dilakukan. Pengambilan sampel harus dilakukan oleh orang yang terlatih dengan menggunakan peralatan dan metode yang sesuai. Pengambilan sampel dilakukan di zona pernafasan pekerja (Paling menggambarkan udara yang di hirup oleh pekerja).

 

  • Evaluasi Short – Therm Exposure Limit

Pemeriksaan dilakukan pada saat konsentrasi puncak uap Zinc Oxide diduga terjadi. Lakukan selama 15 menit atau serial dengan total waktu 15 menit. Pengumpulan dilakukan pada zone pernafasan pekerja. Lakukan minimal 3 pemeriksaan dalam 1 shift kerja, hasil tertinggi yang dapat disimpulkan sebagai pajanan tertinggi pada pekerja.

 

KESIMPULAN

  • Demam uap logam merupakan akibat dari pajanan berlebihan uap Zinc Oxide yang dihasilkan dari pengelasan, pemotongan, gerinda logam yang di galvanize.

Demam uap logam merupakan kumpulan gejala menyerupai flu yang timbul sesaat setelah terpajan uap logam,

Untuk menghindari keluhan tersebut, jauhkan kepala dan hindari menghirup uap logam. Gunakan ventilasi yang baik dan atau exhaust. Jika ventilasi yang baik sulit dilaksanakan gunakan masker yang sesuai,

  • Belum diketahui dampak jangka panjang penyakit ini.

 

Referensi :

Metal Fume Fever, Safety and Health Fact Sheet No. 25, American Welding Society, 2000.

 

 

 

 

Demam Uap Logam
Tag pada:        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut

Hubungi Kami melalui WhatsApp