Beberapa prinsip yang harus ditanamkan pada jiwa petugas P3K apabila menghadapi kecelakaan adalah sebagai berikut :

  1. Bersikaplah tenang, jangan panik. Anda diharapkan menjadi penolong, bukan pembunuh atau menjadi korban selanjutnya (ditolong),
  2. Gunakan mata dengan jeli, setajam mata elang (mampu melihat burung kecil diantara dedaunan), kuatkan hatimu / tega melakukan tindakan yang membuat korban menjerit kesakitan sementara, demi keselamatannya, lakukan gerakan dengan tangkas dan tepat tanpa menambah kerusakan, (“Eagles Eyes – Lion Heart – Ladies Hand “),
  3. Perhatikan keadaan sekitar kecelakaan cara terjadinya kecelakaan, cuaca dan sebagainya,
  4. perhatikan keadan penderita apakah pinsan, ada perdarahan dan luka,merasa sangat kesakitan,
  5. Periksa pernafasan korban. Kalau tidak bernafas, periksa dan bersihkan jalan nafas lalu berikan pernafasan bantua (A, B = Airway, Breathing Management ),
  6. Periksa nadi / denyut jantung korban. Kalau jantung berhenti, lakukan Pijat jantung luar. Kalau ada perdarahan massif segera hentikan (C = Circulatory Management),
  7. Apakah penderita mengalami shock?. Kalau Shock cari dan atasi penyebabnya,
  8. Setelah A, B, dan C stabil, periksa ulang cedera penyebab atau penyerta. Kalau ada Fraktur (Patah tulang, lakukan pembidaian pada tulang yang patah). Jangan buru-buru memindahkan atau membawa ke klinik atau rumah sakit sebelum tulang yang patah di bidai,
  9. Sementara memberikan pertolongan, Anda juga harus menghubungi petugas medis atau rumah sakit rujukan.

Setiap menemukan korban yang baru mati dengan tidak sewajarnya tanpa mengetahui penyebab kematian, maka urutan langkah penanganan harus baku menurut urutan A, B, dan C sesuai kedaruratan penyebab kematian korban.

 

Fraktur Tulang Paha Bagian Atas

  1. Sebelum memasang bidai, usahan meluruskan tulang seanatomis mungkin,
  2. Pasang bidai luar dari tumit hingga pinggang,
  3. Pasang Bidai dalam dari tumit hingga selangkangan,
  4. Ikat dengan pembalut dasi lipatan 2 (Dua) kali diatas dan dibawah bagian yang patah,
  5. Tulang betis diikat dengan pembalut dasi lipatan 1 (Satu) kali,
  6. Kedua lutut diikat dengan pembalut dasi lipatan 2 (Dua) kali,
  7. Tumit diikat dengan pembalut dasi lipatan 3 (Tiga) kali,
  8. Bagian yang patah ditinggikan,

 

Fraktur Tulang Paha Bagian Bawah

  1. Pasang bidai luar dan dalam sepanjang tungkai,
  2. Pasang bidai dalam dari tumit hingga selangkangan,
  3. Ikat dengan pembalut dasi lipatan 2 (Dua) kali diatas dan dibawah bagian yang patah,
  4. tulang betis diikat dengan pambalut dasi lipatan 1 (Satu) kali,
  5. Kedua lutut diikat dengan pembalut dasi lipatan 2 (Dua) kali,
  6. Tumit diikat dengan pembalut dasi lipatan 3 (Tiga) kali,
  7. Bagian yang patah ditinggikan.

 

Fraktur Tungkai Bawah

  1. Pasang Bidai yang sudah dibungkus selimut dari tumit sampai paha bagian bawah,
  2. Berikan bantalan dibawah lutut dan pergelangan kaki,

 

Fraktur Tulang Leher

  1. Sangat berbahaya karena didalamnya ada MS (Medula Spinalis / SSTB) dan pembuluh darah,
  2. Cegah terjadinya shock,
  3. Bersihkan jalan nafas,
  4. pasang Colar Spine (Penyangga leher),
  5. Angkat ke atas tandu (Stretcher),
  6. Baringkan dengan dipasang ganjal sekeliling leher.

 

Luka Gigitan Anjing Gila

Anjing gila bergerak tanpa tujuan dan tanpa arah sehingga sering menabrak dan menggigit sesuatu yang menghalanginya, tidak mengenal tuannya lagi, badan sedikit membungkuk dan ekor jatuh, lidah menjulur dan mengeluarkan lendir dan takut air. Penyakit anjing gila disebabkan oleh virus Rabies, dan penularannya ke anjing atau makhluk lainnya termasuk manusia adalah melalui ludah yang mengandung virus Rabies masuk kedalam darah lewat luka gigitan.

Tindakan P3K :

  1. Bersihkan luka dengan air dan sabun dibawah keran yang mengalir deras. Virus akan larut pada sabun dan dibuang oleh air yang mengalir.
  2. Tutup luka dengan kain kasa steril dan balut luka tersebut,
  3. bawa segera ke rumah sakit,
  4. Upayakan menangkpa dan mengamati anjing tersebut selama 2 Minggu.

 

 

Prinsip Dasar P3K

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut

Hubungi Kami melalui WhatsApp